Rentetan Bencana Hidrometeorologi Terjang Sejumlah Wilayah Indonesia

Tim BPBD Kabupaten Jember melakukan penanganan dan asssement saat banjir melanda Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, pada Selasa (13/1). (Dok. BPBD Kab. Jember)
Tim BPBD Kabupaten Jember melakukan penanganan dan asssement saat banjir melanda Desa Ampel, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, pada Selasa (13/1). (Dok. BPBD Kab. Jember)

“BPBD Kabupaten Lombok Barat telah melakukan asesmen dan menerjunkan Tim Siaga Bencana Desa untuk mengevakuasi warga terdampak bersama TNI, Polri, serta aparat desa setempat. Hingga Kamis (15/1), banjir dilaporkan berangsur surut,” bunyi keterangan resmi dalam laporan situasi tersebut.

Dampak Cuaca Ekstrem di Sulawesi

Wilayah Sulawesi juga tidak luput dari bencana hidrometeorologi. Angin puting beliung menerjang Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, yang menyebabkan kerusakan signifikan pada hunian warga di 13 desa.

“Akibat kejadian ini, sedikitnya 13 desa dan tiga kelurahan di empat kecamatan terdampak. Kerugian materiil meliputi 14 unit rumah rusak berat, satu unit rumah rusak sedang, serta 177 unit rumah rusak ringan,” catat BNPB.

Sementara itu, di Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, banjir yang sempat merendam 95 unit rumah kini dilaporkan telah surut.

Baca Juga: BNPB Rilis Data Terbaru: Banjir dan Cuaca Ekstrem Terjang Lima Provinsi dalam 24 Jam Terakhir

Imbauan Kesiapsiagaan

Merespons rentetan kejadian ini, BNPB meminta masyarakat dan pemerintah daerah untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi hujan lebat berkepanjangan.

“Masyarakat diminta untuk segera meningkatkan kewaspadaan mulai dari lingkungan keluarga dan sekitar rumah. Saat beraktivitas di luar ruang dalam kondisi hujan deras dan angin kencang, masyarakat menjauhi pohon besar yang berpotensi tumbang,” imbau BNPB.

Pemerintah daerah juga diharapkan memperkuat sistem peringatan dini dan memastikan kesiapan infrastruktur pengendalian banjir.

(*Red)