Faktakalbar.id, NASIONAL – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis rangkuman kejadian bencana yang melanda berbagai wilayah tanah air hingga Jumat (16/1) pukul 07.00 WIB.
Berdasarkan data yang dihimpun, bencana hidrometeorologi basah seperti banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem masih mendominasi laporan dari daerah.
Baca Juga: Banjir Bandang dan Longsor Terjang Pati, BNPB Kirim Bantuan Logistik dan Sandbag
Longsor dan Banjir di Pulau Jawa
Laporan pertama datang dari Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Hujan intensitas tinggi pada lahan labil memicu tanah longsor pada Rabu (14/1), yang berdampak pada enam desa di enam kecamatan.
“Sebanyak enam desa di enam kecamatan terdampak, yakni Desa Ridogalih, Desa Mekarsari, Desa Sukamanah, Desa Cikadu, Desa Neglasari, dan Desa Sukasirna. Akibat peristiwa ini, sebanyak 31 Kepala Keluarga (KK) serta beberapa akses jalan di Kecamatan Gegerbitung terdampak,” tulis laporan BNPB.
Bergeser ke Jawa Timur, banjir melanda Kabupaten Jember akibat luapan Kali Clutak. Meski sempat setinggi 100 sentimeter, air kini mulai surut menjadi 40 sentimeter. Selain itu, cuaca ekstrem juga melanda Kabupaten Situbondo.
“Peristiwa ini dilaporkan terjadi di Desa Banyuputih, Kecamatan Banyuputih, yang mengakibatkan 15 KK terdampak. Rinciannya, lima unit rumah mengalami rusak berat, satu unit rusak sedang, dan 10 unit rumah rusak ringan,” lanjut laporan tersebut.
Tanggul Jebol di Lombok Barat
Di Nusa Tenggara Barat, tepatnya Kabupaten Lombok Barat, banjir terjadi akibat jebolnya tanggul sungai setelah hujan deras pada Rabu (14/1). Peristiwa ini merendam permukiman di Desa Kuripan dan berdampak pada 259 jiwa.
















