Lifestyle  

Sering Keliru, Ini Bedanya Kemarau dan El Nino

Ilustrasi - Jangan salah kaprah! Simak penjelasan BMKG mengenai perbedaan mendasar antara musim kemarau tahunan dan anomali El Nino serta tips menghadapinya. (Dok. Ist)
Ilustrasi - Jangan salah kaprah! Simak penjelasan BMKG mengenai perbedaan mendasar antara musim kemarau tahunan dan anomali El Nino serta tips menghadapinya. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Masyarakat sering kali menganggap musim kemarau dan fenomena El Nino sebagai satu hal yang sama, padahal keduanya memiliki perbedaan yang sangat mendasar.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menjelaskan bahwa kemarau merupakan variabilitas iklim normal yang pasti terjadi setiap tahun akibat pengaruh angin monsun Australia yang membawa massa udara kering.

Sebaliknya, El Nino merupakan sebuah anomali atau penyimpangan iklim secara periodik antara tiga hingga tujuh tahun sekali yang muncul karena adanya peningkatan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian timur dan tengah.

Baca Juga: Menteri LH Sambangi Kubu Raya, Cek Kesiapan Hadapi Dampak Kemarau

Kehadiran El Nino inilah yang biasanya memicu musim kemarau menjadi jauh lebih kering daripada kondisi normal.

Waspada Dampak Buruk Kemarau yang Lebih Kering

Fenomena kemarau ekstrem akibat gangguan iklim ini memaksa masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai risiko yang mengancam kehidupan sehari-hari.

Penurunan volume air membuat sumber air bersih berkurang drastis sehingga menyulitkan kebutuhan rumah tangga maupun operasional pembangkit listrik tenaga air.

Selain itu, udara yang kering memicu polusi udara meningkat serta memperbesar risiko kebakaran hutan dan lahan secara masif.

Sektor pertanian juga menghadapi ancaman serius berupa risiko gagal panen akibat kekeringan yang berkepanjangan.