Faktakalbar.id, PONTIANAK – Ribuan masyarakat memadati panggung hiburan perhelatan Naik Dango, di halaman Rumah Radakng, Kamis malam. Penampilan Orkes Bahagia di malam itu mampu membuat penonton yang hadir bergembira dan berjoget bersama.
Di zaman sekarang sudah tak banyak pemuda yang memainkan musik bergenre orkes. Paling diingat dalam perjalanan musik Indonesia, genre orkes sempat tenar di tahun 80 dan 90 an. Dua pentolan grup orkes yang hits pada zaman itu adalah Pancaran Sinar Petromak dan Pengantar Minum Racun (PMR) bersama Johny Iskandar.
Baca Juga: Naik Dango 2026, Simbol Pelestarian Budaya dan Wisata Kota Pontianak
Kamis malam, Grup Musik Orkes Bahagia (OB) mengajak ribuan penonton yang berada di halaman Rumah Radakng berjoget ria. Khas musik orkes dengan genre merakyat betul-betul mampu menghidupkan suasana panggung hiburan acara Naik Dango.
Terlebih ketika lagu Judul-judulan dimainkan OB. Penonton secara natural diajak berjoget bersama. Sambil bernyanyi melantunkan lirik-lirik yang merakyat dan melekat di kepala, ribuan masyarakat berorkes ria.
Tidak itu saja, OB juga membawakan salah satu lagu khas dayak Patamuan Dara Basule dan Sagalas featuring Freasela dengan aransemen yang dibalut orkes. Kontan penonton terhibur dan ikut bernyanyi bersama.
Usai manggung, salah satu pentolan OB, Hery Lolo sangat senang dengan keseruan acara hiburan Naik Dango tahun ini. Dia tak menyangka, penonton turut berjoget dan bernyanyi bersama dengan OB. Jumlahnya ramai pula. Ribuan orang.











