Selama tiga hari pelaksanaan, Jambore Pencak Silat Bupati Cup 2025 ini diikuti oleh puluhan pesilat dari berbagai perguruan di Kabupaten Ketapang.
Selain pertandingan, acara juga dimeriahkan dengan atraksi seni pencak silat yang menampilkan keindahan gerak dan filosofi dari berbagai aliran di bawah naungan IPSI maupun perguruan tradisional lokal.
Baca Juga: Anggota Polres Kayong Utara Jadi Atlet Silat Kalbar di PON Kudus
Dengan berakhirnya jambore ini, diharapkan semangat sportivitas, persaudaraan, dan kecintaan terhadap budaya pencak silat semakin tumbuh di Kabupaten Ketapang.
Dari hasil akhir kompetisi, Perguruan Wekasan berhasil meraih Juara Umum Pertama, disusul PSHT di posisi kedua, dan Perguruan Buana di posisi ketiga.
(*Red)















