Faktakalbar.id, KETAPANG – Komitmen percepatan penurunan angka stunting terus diperkuat melalui kegiatan Orientasi Tim Pendamping Keluarga (TPK) yang resmi dibuka oleh Sekretaris Camat Air Upas Otto Win Aryant di Aula Kantor Camat Air Upas, Kamis (16/4/2026).
Baca Juga: Teror Berlanjut! Kasus ke-32, Pembakaran Pondok Warga di Air Upas Ketapang Terjadi Dini Hari
Kegiatan ini diikuti oleh kader TPK dari sembilan desa se-Kecamatan Air Upas. Mereka memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mendampingi keluarga berisiko stunting di wilayah tersebut.
Dalam sambutannya, Otto menegaskan bahwa TPK harus mampu menjalankan tugas secara optimal, mulai dari tahap edukasi hingga pendampingan langsung kepada masyarakat.
“Peran TPK sangat strategis. Dengan kerja yang maksimal dan terarah, kita optimis mampu menekan angka stunting dan menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Ketapang Albertin Tri Kurniasih menekankan pentingnya pendataan sasaran MBG 3B (Makan Bergizi, Gaya Hidup Bersih, dan Bina Keluarga) yang akurat dan tepat sasaran.
Ia menyampaikan bahwa pendataan menjadi kunci utama dalam menentukan intervensi yang efektif di lapangan.
Kader TPK diminta untuk benar-benar memastikan data keluarga sasaran, khususnya ibu hamil, ibu nifas, dan balita, agar program MBG 3B dapat berjalan optimal.
















