Di Nusa Tenggara Timur, aktivitas vulkanik Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur kembali meningkat dengan erupsi pada Kamis (9/10) malam.
Status gunung kini berada pada Level III (Siaga), dengan 3.131 jiwa masih berada di pengungsian.
Di lokasi lain, dampak banjir bandang di Kabupaten Nagekeo masih menyisakan duka dengan enam orang meninggal dan tiga lainnya masih hilang.
Sementara itu, karhutla di Kalimantan Tengah terus meluas hingga lebih dari 1.000 hektare, dan status siaga darurat masih berlaku.
Di Jawa Tengah, kekeringan di Kabupaten Sragen dan Klaten juga masih berlanjut, memaksa ribuan warga bergantung pada suplai air bersih dari pemerintah daerah.
BNPB secara resmi mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi bencana.
“Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti hujan lebat, banjir, dan angin kencang di wilayah barat dan tengah. Sementara itu, warga di wilayah selatan dan timur perlu tetap waspada terhadap ancaman kekeringan dan karhutla,” demikian pernyataan dari BNPB.
BNPB memastikan bahwa proses penanganan bencana di Indonesia terus berjalan melalui koordinasi yang kuat antara BPBD, TNI, Polri, dan instansi terkait untuk mempercepat respons darurat dan memastikan kebutuhan dasar para penyintas terpenuhi.
Baca Juga: Penanganan Cepat Bencana Gempabumi di Situbondo, BNPB Salurkan Bantuan Darurat
(*Red)





















