Pelatihan ini dirancang untuk membentuk kedisiplinan dan kekompakan.
“Seluruh Kades akan kami kirim mengikuti pelatihan di barak militer, bisa di Kompi atau tempat lain yang relevan. Tujuannya agar terbentuk mindset yang sama, kedisiplinan, serta kekompakan dalam membangun Ketapang ke arah yang lebih maju dan mandiri.” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pelantikan kepala desa Ketapang ini merupakan bagian krusial dalam menyukseskan visi daerah 2025–2030, yaitu “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang yang Maju dan Mandiri”.
Oleh karena itu, ia memberikan instruksi yang jelas terkait pengelolaan anggaran dan program di tingkat desa.
“Gunakan dana desa dengan cermat dan tepat sasaran. Pastikan program pembangunan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, memperkuat pelayanan dasar, serta membuka ruang ekonomi yang berkeadilan.” tegasnya.
Bupati juga mendorong para kepala desa agar adaptif terhadap perkembangan teknologi, terus berinovasi, namun tetap memegang teguh nilai-nilai kebersamaan dalam setiap kebijakan.
Baca Juga: Perkuat Sinergi Lintas Instansi, Pemkab Ketapang Gelar Apel Kesiapsiagaan Karhutla 2025
Ia mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan.
“Mari kita bangun Ketapang dengan semangat gotong royong, profesionalisme, keterbukaan, dan berpijak pada aturan. Ingatlah selalu, jabatan yang saudara emban adalah amanah, dan setiap amanah akan dimintai pertanggungjawaban.” pungkasnya.
Sebagai penutup, Bupati menyampaikan optimismenya terhadap para pemimpin baru di tingkat desa ini. Ia yakin, dengan semangat yang tepat, para kades mampu menjadi motor penggerak kemajuan daerah.
“Pelantikan ini menjadi awal baru bagi desa-desa di Ketapang. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, saya yakin seluruh kepala desa mampu menjadi motor penggerak pembangunan menuju Ketapang yang lebih maju dan mandiri.” tutupnya.
(AF)





















