Review Lilo & Stitch (2025): Remake yang Humanis dan Menghibur

Stitch tampil kocak dalam versi live-action Lilo & Stitch (2025), membawa kembali nuansa jenaka dan penuh kehangatan khas film animasi orisinalnya.
Stitch tampil kocak dalam versi live-action Lilo & Stitch (2025), membawa kembali nuansa jenaka dan penuh kehangatan khas film animasi orisinalnya.

Faktakalbar.id, Hiburan – Disney kembali menghadirkan salah satu karya animasi klasiknya dalam versi live-action lewat Lilo & Stitch (2025).

Film ini menjadi adaptasi dari versi animasi tahun 2002 yang dulu begitu populer, dan kini tampil dengan pendekatan yang lebih emosional serta menyentuh sisi kemanusiaan karakter-karakternya.

Dikerjakan oleh duet penulis Chris Kekaniokalani Bright dan Mike Van Waes, serta disutradarai oleh Dean Fleischer Camp, versi terbaru Lilo & Stitch menonjolkan dinamika hubungan kakak-adik antara Lilo dan Nani dengan lebih mendalam.

Elemen cerita yang membahas soal kehilangan, keluarga, dan solidaritas terasa lebih nyata lewat format live-action ini.

Beberapa karakter dari versi animasi dikurangi porsinya, bahkan ada yang tidak dimunculkan, sementara karakter baru mendapatkan ruang lebih banyak.

Baca Juga: Final Destination: Bloodlines Tayang di XXI Mulai 14 Mei, Dipastikan Tidak Ada Sensor Adegan

Sejumlah adegan ikonik yang ada di versi animasi pun diadaptasi ulang atau dihilangkan karena dinilai kurang logis jika diwujudkan dalam format nyata.

Namun, perbedaan-perbedaan itu justru menjadi kekuatan film ini. Alih-alih mencoba meniru sepenuhnya versi animasi, film ini berhasil menyampaikan ulang cerita dengan nuansa baru yang tetap setia pada semangat aslinya.

Kisah tentang persahabatan unik antara manusia kecil dan alien bergaya koala bernama Stitch tetap menjadi inti utama yang menghibur.

Performa para pemain juga patut diapresiasi. Aktris cilik Maia Kealoha yang memerankan Lilo tampil meyakinkan, dan berpotensi menjadi talenta besar dari Hawaii.