Update BNPB, Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana Hari Ini

Banjir juga melanda wilayah lain di Jawa Tengah, yakni Kabupaten Boyolali, pada Kamis (3/4) setelah hujan deras mengguyur daerah tersebut. Sedikitnya 410 jiwa di Desa Sawahan, Kecamatan Ngemplak terdampak banjir yang ketinggian airnya mencapai satu meter. Guna merespons kejadian ini BPBD Boyolali telah melakukan penanganan dan evakuasi warga terdampak serta memenuhi kebutuhan dasar dengan berkoordinasi lintas instansi.

Pada Jumat (4/4) dini hari dilaporkan air telah berangsur surut. Banjir selanjutnya terjadi di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Rabu (2/4), setelah hujan lebat mengguyur wilayah setempat yang menyebabkan meningkatnya debit air sehingga membuat tanggul sungai jebol. Kendati tidak ada korban jiwa namun akibat banjir ini lahan pertanian seluas 15 hektare, di Desa Wonorejo Trisula, kecamatan Plosoklaten terdampak.

Pada Kamis (3/4) siang banjir dilaporkan telah surut. Selain di pulau Jawa, banjir juga melanda wilayah lain di tanah air, di antaranya adalah Kabupaten Aceh Selatan, Aceh dan Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara. Di Aceh Selatan, sedikitnya 167 KK atau 644 jiwa terdampak setelah hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah ini pada Kamis (3/4) sore, yang kemudian membuat Sungai Manggamat, di Kecamatan Kluet Tengah meluap dan menggenangi permukiman warga.

Sebanyak tujuh gampong di Kecamatan Kluet Tengah terdampak banjir. BPBD setempat bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) telah menerjunkan personel guna melakukan penanganan dan kaji cepat, serta pemantauan terhadap kondisi banjir yang masih menggenangi permukiman warga.

Sementara itu, di Kepulauan Sula, banjir rob yang melanda akibat gelombang pasang air laut, pada Rabu (2/4) ini merendam dua desa di dua kecamatan, yakni Desa Kabau, Kecamatan Sulabesi Barat dan Desa Manaf, Kecamatan Sanana Utara. Sebanyak 80 KK terdampak akibat kejadian ini.

Guna merespons peristiwa tersebut BPBD setempat telah mengerahkan tim Reaksi Cepat ke lokasi guna melakukan evakuasi dan kaji cepat. Selain itu, Bantuan juga telah didistribusikan berupa matras, selimut, perlengkapan bayi, dan makanan siap saji. Hingga laporan diterbitkan pada Jumat (4/4) banjir rob belum surut.

Menyikapi peristiwa bencana yang terjadi di berbagai daerah, BNPB mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan dalam mengantisipasi ancaman potensi risiko bencana hidrometeorologi basah. Segera lakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih aman jika terjadi hujan deras lebih dari satu jam dan jarak pandang kurang dari 100 meter. Pemerintah daerah diminta untuk segera memeriksa kesiapan perangkat, personel, serta sumber daya guna menghadapi potensi darurat.(rfk/*pusdatin bnpb)