Pasien Asal Bengkayang Meninggal Akibat Terlambat ke RS Terhalang Akses Jalan Rusak

Warga Desa Sungkung terpaksa menandu pasien melewati jalan hutan dan perbukitan karena infrastruktur darat sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan.
Warga Desa Sungkung terpaksa menandu pasien melewati jalan hutan dan perbukitan karena infrastruktur darat sama sekali tidak bisa dilalui kendaraan. (Dok. Ist)

Baca Juga: Jalan Rusak Parah dan Faskes Tak Memadai Paksa Warga Bengkayang Tandu Seorang Pasien ke Sanggau

Wilayah Kecamatan Siding sendiri secara geografis terletak berdekatan dengan kawasan perbatasan darat langsung antara Negara Indonesia dan Malaysia.

Kawasan pelosok ini juga berbatasan langsung dengan wilayah Kecamatan Entikong yang masuk dalam administrasi pemerintahan Kabupaten Sanggau.

Buruknya infrastruktur di daerah perbatasan ini memaksa masyarakat harus terus berhadapan dengan risiko keselamatan nyawa saat menghadapi kondisi kedaruratan.

Perbaikan akses jalan rusak di kawasan terisolir ini menjadi sebuah kebutuhan mendesak yang harus segera direspons oleh pemerintah daerah maupun pusat.

Pembangunan infrastruktur darat yang memadai sangat dibutuhkan agar insiden keterlambatan penanganan darurat pasien tidak kembali terulang di masa mendatang.

Rekaman dokumentasi amatir milik warga turut memperlihatkan betapa beratnya medan jalan tanah yang harus dilalui warga saat proses evakuasi medis tersebut berlangsung.

(*Red)