Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Makanan laut atau seafood kaya akan kandungan protein dan nutrisi penting bagi tubuh namun masyarakat perlu mewaspadai sejumlah kombinasi dengan seafood yang justru dapat memicu masalah kesehatan.
Mengonsumsi beberapa jenis makanan atau minuman tertentu secara bersamaan dengan hidangan laut diketahui dapat memicu gangguan fungsi pencernaan dan menghambat proses penyerapan nutrisi.
Baca Juga: Jangan Asal Taruh! Ini Bahaya Menyimpan Makanan di Wadah Plastik Menurut Pakar
Penting bagi masyarakat luas untuk mengetahui secara pasti jenis makanan dan minuman apa saja yang masuk ke dalam daftar pantangan saat menikmati hidangan laut. Melansir laporan dari King Fish yang dikutip via Beautynesia pada Sabtu (2/5/2026), setidaknya terdapat tujuh asupan yang sebaiknya dihindari penggabungannya dengan hidangan laut. Kesalahan dalam memadukan menu makanan ini berisiko besar menimbulkan rasa tidak nyaman pada bagian perut.
Pertama adalah produk susu. Konsumsi susu atau produk olahannya sesaat setelah makan hidangan laut dapat mengganggu proses penyerapan kalsium. Kombinasi dengan seafood ini juga berisiko memicu pertumbuhan bakteri di saluran pencernaan yang memicu kondisi kembung terutama bagi individu dengan sistem pencernaan yang sensitif.
Kedua yakni buah-buahan yang bersifat asam. Lambung memproses buah jauh lebih cepat jika dibandingkan dengan makanan laut. Perbedaan waktu mencerna inilah yang memicu proses fermentasi di dalam perut jika dikonsumsi secara berdekatan atau bersamaan. Kondisi tersebut sering kali memicu produksi gas berlebih sehingga perut terasa begah.
Ketiga adalah kopi dan minuman beralkohol. Asupan kopi dan alkohol berpotensi mengiritasi lambung serta memicu gejala mual dan pusing jika digabungkan dengan asupan hidangan laut. Konsumsi alkohol juga memperberat kinerja organ hati serta meningkatkan risiko penyakit asam urat mengingat tingginya kandungan purin pada kedua jenis asupan tersebut.
Keempat berupa minuman teh. Kandungan senyawa tanin dalam teh memicu reaksi negatif saat bertemu dengan mineral kalsium pada makanan laut. Senyawa baru yang terbentuk dari pertemuan ini sangat sulit diserap oleh tubuh manusia sehingga fungsi nutrisinya tidak maksimal. Konsumsi teh dalam jumlah masif bersamaan dengan hidangan laut juga berisiko memicu iritasi saluran pencernaan ringan.
Kelima adalah asupan yang bersifat dingin. Dalam konsep ilmu nutrisi tradisional hidangan laut masuk ke dalam kategori makanan bersifat dingin. Penggabungan dengan makanan berjenis serupa seperti mentimun sayur kangkung atau buah semangka dapat memperlambat kinerja organ pencernaan dan memicu perut kembung.
















