Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kesibukan pekerjaan yang menumpuk, sedang berada di perjalanan, atau merasa jijik dengan toilet umum sering kali menjadi alasan utama seseorang menahan Buang Air Besar (BAB).
Sesekali menahannya mungkin terasa seperti hal yang sepele dan tidak berbahaya.
Namun, menjadikan hal ini sebagai kebiasaan bisa membawa dampak buruk bagi tubuh Anda.
Secara alami, rektum akan mengirimkan sinyal ke otak ketika tumpukan feses sudah siap untuk dikeluarkan.
Baca Juga: Kabar Gembira Perakit PC: Harga RAM DDR4 dan DDR5 Mulai Turun di April 2026, Ini Penyebabnya
Mengabaikan alarm alami tubuh ini sama halnya dengan menumpuk racun di dalam saluran pencernaan.
Lantas, apa saja dampak buruknya? Berikut adalah 5 bahaya sering menahan BAB yang wajib Anda waspadai:
1. Sembelit Parah (Constipation)
Usus besar memiliki fungsi utama untuk menyerap air dari sisa makanan.
Ketika Anda menahan feses terlalu lama di dalam rektum, usus akan terus menyerap kandungan airnya.
Akibatnya, tekstur feses akan menjadi sangat kering, keras, dan padat.
Kondisi ini memicu sembelit kronis (constipation), yang membuat proses buang hajat berikutnya terasa sangat menyakitkan.
2. Memicu Timbulnya Wasir atau Ambeien (Hemorrhoids)
Efek lanjutan dari feses yang mengeras adalah Anda harus mengejan lebih keras dari biasanya saat membuangnya.
Tekanan kuat dan berulang di area rektum ini akan menyebabkan pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus.
Kondisi inilah yang dikenal sebagai wasir atau ambeien (hemorrhoids), yang sering kali disertai dengan rasa nyeri hebat, gatal, hingga pendarahan saat BAB.
3. Melemahnya Otot Dasar Panggul
Sering menahan kotoran memaksa otot-otot di sekitar rektum dan dasar panggul bekerja ekstra keras untuk menahan tekanan.
Dalam jangka waktu lama, kebiasaan ini dapat merusak saraf dan meregangkan otot sfingter (otot cincin yang mengontrol pembukaan anus).
Jika otot ini melemah, Anda bisa kehilangan kemampuan alami untuk mengontrol kapan feses harus keluar.
4. Risiko Kebocoran Feses (Fecal Incontinence)
Ini adalah salah satu bahaya paling memalukan akibat terlalu sering menahan buang air besar.
Penumpukan feses keras di rektum dapat meregangkan otot usus secara ekstrem.
Akibatnya, feses cair atau lendir dari bagian atas usus bisa merembes keluar melewati feses yang keras tersebut tanpa bisa Anda kendalikan.
Kondisi medis ini disebut dengan fecal incontinence.
5. Meningkatkan Risiko Radang Usus dan Penyakit Lainnya
Feses pada dasarnya adalah limbah beracun dan bakteri sisa metabolisme yang harus segera dibuang.
Membiarkannya menumpuk terlalu lama di dalam usus dapat memicu peradangan pada dinding usus, infeksi bakteri, hingga meningkatkan risiko peradangan usus buntu (appendicitis).
Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi namun sangat fatal, feses yang terlalu keras dapat menyebabkan impaksi tinja (penyumbatan total usus besar) yang memerlukan tindakan operasi.
Tubuh manusia memiliki mekanisme pembuangan alami yang tidak boleh diintervensi sembarangan.
Oleh karena itu, segeralah pergi ke toilet ketika dorongan itu datang.
Baca Juga: Awas, Ini Penyebab Darah Haid Sedikit Tapi Lama
(Mira)
















