Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kabar menggembirakan datang bagi para perakit PC, gamer, dan pelaku industri grafis. Setelah hampir setahun tercekik oleh lonjakan harga yang tidak masuk akal, harga memori akses acak atau RAM (Random Access Memory) di pasaran akhirnya mulai menunjukkan tren penurunan.
Data terbaru menunjukkan bahwa grafik harga memori untuk jenis DDR4 dan DDR5 perlahan melandai.
Ini merupakan penurunan bulanan pertama sejak Februari tahun lalu, memberikan sedikit napas lega bagi konsumen yang selama ini menunda upgrade perangkat.
Baca Juga: Harga RAM Meroket, Samsung dan SK Hynix Panen Cuan
Rincian Penurunan Harga
Berdasarkan laporan DigiTimes dan Tom’s Hardware, berikut adalah gambaran kondisi harga di pasar global:
-
RAM DDR4 16 GB: Turun sekitar 5 persen ke angka 74,10 dollar AS (sekitar Rp 1,27 juta). Sebagai perbandingan, tahun lalu komponen ini sempat melonjak hingga 2.200 persen dari harga awalnya yang hanya 3,20 dollar AS.
-
RAM DDR5 16 GB: Mengalami tren serupa dan kini bertengger di kisaran 37,20 dollar AS.
-
Pasar China & Amazon: Penurunan paling tajam terjadi di distributor China dan marketplace global. Harga kit memori DDR5 32 GB bahkan dilaporkan anjlok hingga 30 persen, sementara modul DDR4 turun hingga 25 persen.
Mengapa Harga RAM Tiba-tiba Turun?
Setidaknya ada dua faktor utama yang memicu “kepanikan” pasar sehingga harga spot mulai melorot:
1. Aksi “Cuci Gudang” Distributor
Banyak distributor, terutama di China, melakukan penimbunan stok secara masif saat harga sedang melambung tinggi.
Namun, vendor kecil kini mulai tidak sanggup menyerap harga komponen yang kelewat mahal, sementara permintaan dari konsumen PC rumahan melemah.
Hal ini memaksa distributor melepas stok mereka sebelum harganya semakin jatuh.













