Faktakalbar.id, SEMARANG — Bencana alam banjir di Kota Semarang Provinsi Jawa Tengah merendam ratusan permukiman warga pada Kamis (30/4/2026).
Kejadian genangan air berskala besar ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Semarang Raya sehingga mengakibatkan sejumlah daerah aliran sungai meluap tak terkendali ke area permukiman.
Baca Juga: Banjir Terjang Enam Kecamatan BNPB Catat Ribuan Rumah Terendam di Kabupaten Sarolangun Jambi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa genangan air bah tersebut telah berdampak langsung pada 1.165 jiwa yang tergabung dalam 426 kepala keluarga.
Berdasarkan hasil kaji cepat petugas di lapangan, banjir meluas secara cepat setelah tanggul penahan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Plumbon jebol lantaran kehilangan daya tampung akibat debit air sungai yang terus mengalami kenaikan drastis.
Luapan sungai tersebut merendam sedikitnya lima kelurahan yang tersebar di tiga wilayah kecamatan berbeda.
Wilayah terdampak genangan meliputi Kelurahan Mangkang Kulon dan Mangunharjo di Kecamatan Tugu, Kelurahan Meteseh dan Rowosari di Kecamatan Tembalang, serta Kelurahan Wates yang berada di Kecamatan Ngaliyan.
Tingginya debit air sempat memaksa 102 warga untuk melakukan evakuasi dan mengungsi sementara di bangunan masjid maupun balai rukun warga di kawasan Meteseh.
Memasuki hari ini, kondisi genangan dilaporkan mulai berangsur surut sehingga mayoritas pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing untuk melakukan upaya pembersihan material lumpur.
Menyikapi rentetan kejadian banjir di Kota Semarang dan curah hujan tinggi, BNPB mengingatkan masyarakat akan ancaman bahaya hidrometeorologi basah yang belum usai.
Analisis dinamika atmosfer saat ini masih menunjukkan keberadaan sirkulasi siklonik yang memicu pertumbuhan awan hujan. Fenomena alam ini turut diperkuat oleh pertemuan aliran angin konvergensi dari arah Australia dan Pasifik.
Kondisi cuaca ekstrem tersebut menempatkan Provinsi Jawa Tengah sebagai salah satu wilayah dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat.
















