“Alhamdulillah kerjasama ini sudah terjalin baik dan kerjasama pendidikan ini merupakan investasi yang baik untuk kedepannya,” jelasnya saat menanggapi tawaran program dari Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia.
Sebagai pucuk pimpinan di Kalimantan Barat, Ria Norsan menegaskan komitmen kuatnya untuk terus berjuang membangun sumber daya manusia daerah yang berdaya saing. Peningkatan mutu pendidikan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah provinsi saat ini. Hal ini dinilai krusial untuk mengejar ketertinggalan dan mendongkrak angka IPM Kalimantan Barat agar mampu bersaing secara nasional maupun global.
Lebih lanjut, Gubernur secara tegas langsung menginstruksikan jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk segera mengkaji rincian penawaran kolaborasi tersebut. Kajian teknis dan administratif ini diperlukan agar wacana kerja sama pendidikan Kalbar Malaysia dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk kesepakatan tertulis maupun implementasi program yang nyata di lapangan.
Baca Juga: Harisson Paparkan Solusi Atasi Kualitas Pendidikan yang Tidak Merata di Kalbar
Ria Norsan meyakini bahwa kolaborasi lintas negara di bidang akademik, baik melalui program beasiswa maupun pertukaran pelajar, akan membawa dampak yang sangat signifikan bagi percepatan kemajuan daerah ke depan.
“Kami mendukung sekali program ini. Insya Allah kalau pendidikan di suatu daerah maju maka masyarakatnya juga akan ikut maju,” ungkap Norsan.
Pertemuan strategis ini diharapkan menjadi langkah awal yang konkret bagi Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat dalam menjaring berbagai peluang investasi sumber daya manusia tingkat internasional demi mewujudkan generasi muda yang cerdas.
(*Red)
















