Sungai Bawang Meluap, Banjir di Sanggau Rendam 16 Rumah dan Jalan Trans Kalimantan

Aparat kepolisian dari Polsek Toba saat meninjau langsung kondisi banjir yang merendam akses jalan dan belasan rumah warga di Desa Bagan Asam.
Aparat kepolisian dari Polsek Toba saat meninjau langsung kondisi banjir yang merendam akses jalan dan belasan rumah warga di Desa Bagan Asam. (Dok. Ist)

Baca Juga: Diguyur Hujan Deras, Tanah Longsor di Kabupaten Bogor Rusak Belasan Rumah dan Akses Jalan

Secara terpisah, Kapolsek Toba, Arnold Rocky Montolalu, memaparkan bahwa musibah tersebut murni diakibatkan oleh faktor cuaca ekstrem. Intensitas curah hujan yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir membuat daya tampung Sungai Bawang melebihi batas maksimal sehingga meluap ke daratan.

“Peristiwa ini memang kerap terjadi saat intensitas hujan meningkat. Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir,” kata Kapolsek.

Pihak kepolisian berkomitmen untuk terus melakukan patroli keamanan serta pemantauan di titik-titik rawan genangan guna menjamin keselamatan masyarakat. Warga diimbau untuk selalu memperhatikan kondisi lingkungan sekitar dan segera melapor kepada instansi terkait jika muncul potensi bencana serupa.

Meskipun saat ini air mulai surut dan aktivitas warga kembali normal, kewaspadaan tinggi tetap diperlukan mengingat potensi hujan lebat masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

(*Red)