“Ini tantangan kita sebagai tuan rumah. Bagaimana kita bisa meyakinkan para kepala daerah untuk hadir langsung. Tunjukkan keseriusan dan antusiasme kita. Kalau panitia tidak semangat, jangan berharap peserta juga bersemangat,” tegas Amirullah.
Mengingat waktu persiapan yang tersisa relatif singkat yakni kurang dari satu bulan, serta pelaksanaannya yang berdekatan dengan momentum Hari Raya Iduladha, panitia dituntut untuk terus menjalin komunikasi aktif dengan para peserta sejak jauh hari.
Seluruh kebutuhan akomodasi dan logistik dipastikan harus terpenuhi dengan baik.
“Yang dipertaruhkan bukan hanya kelancaran kegiatan ini, tetapi juga citra Kota Pontianak di mata kota-kota lain. Kita harus memanfaatkan waktu yang ada dengan sebaik-baiknya dan tampil maksimal sebagai tuan rumah yang profesional,” pungkasnya.
(FR)
















