“Saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan hakim, serta semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik, tertib, dan sukses,” ujarnya.
Kepada seluruh peserta yang telah bertanding, Dwi Yanti secara khusus memberikan motivasi agar mereka terus meningkatkan kemampuan membaca dan memahami kandungan Al-Qur’an.
Bagi kafilah yang berhasil meraih gelar juara, ia berharap prestasi tersebut dapat dijadikan sebagai pemicu untuk terus berkembang di tingkat perlombaan yang lebih tinggi.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia berpesan agar tidak berkecil hati, karena keikutsertaan dalam MTQ pada hakikatnya merupakan bagian dari ibadah dan proses belajar yang berharga.
Lebih lanjut, ia menaruh harapan besar agar nilai-nilai luhur Al-Qur’an yang dipelajari selama pelaksanaan acara dapat diamalkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Diikuti 705 Peserta, MTQ Ke-XII Kubu Raya Bawa Pesan Harmoni dalam Keberagaman
Implementasi tersebut dapat diwujudkan dalam bentuk membangun akhlak mulia, mempererat tali persaudaraan, serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Kota Singkawang.
Pada malam penutupan penyelenggaraan MTQ Singkawang Utara ini, panitia pelaksana sekaligus mengumumkan hasil keputusan dewan hakim.
Kafilah dari Kelurahan Sungai Naram berhasil keluar dan dikukuhkan sebagai juara umum, mengungguli perolehan nilai dari peserta asal kelurahan lainnya di wilayah tersebut.
Keberhasilan ini disambut sangat antusias oleh masyarakat setempat yang turut hadir langsung memeriahkan malam penutupan kegiatan.
(*Red)













