Faktakalbar.id, PONTIANAK – Laga persahabatan antara PS Pemkot, Journalist FC, dan Askot PSSI Kota Pontianak resmi membuka gelaran Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kota Pontianak di Stadion Keboen Sajoek.
Baca Juga: Wadahi Bakat Akar Rumput, Mahasiswa UM Pontianak Inisiasi Kejuaraan Futsal Antar-Kampus se-Kalbar
Dalam turnamen mini cup tersebut, duet penyerang Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, dan Wakil Wali Kota, Bahasan, sukses menyumbang empat gol sekaligus membawa PS Pemkot keluar sebagai juara, Selasa (14/4/2026).
Laga eksibisi tersebut sekaligus menjadi penanda digunakannya kembali Stadion Keboen Sajoek usai menjalani renovasi.
Setelah penyelenggaraan POPDA usai, lapangan bersejarah ini direncanakan akan dibuka untuk masyarakat umum dengan peningkatan kualitas yang terus dilakukan secara bertahap.
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyatakan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen untuk terus mendorong pembinaan olahraga di kalangan pelajar sekaligus meningkatkan sarana prasarana olahraga.
Menurutnya, POPDA menjadi ajang penting untuk menumbuhkan semangat sportivitas dan menjaring atlet-atlet muda potensial dari Kota Pontianak.
“Kompetisi ini mudah-mudahan bisa diikuti dengan mengutamakan sportivitas, baik oleh wasit, juri maupun para atlet. Kita harapkan dari kegiatan ini lahir atlet-atlet yang berprestasi, tidak hanya di tingkat Kota Pontianak, tetapi juga bisa mewakili Pontianak di tingkat provinsi bahkan nasional,” ujarnya.
Pemerintah kota akan terus berupaya meningkatkan sarana dan prasarana olahraga yang tersebar di berbagai wilayah Pontianak.
Pengembangan itu tidak hanya untuk mendukung olahraga prestasi, tetapi juga untuk memperkuat arah Pontianak sebagai kota sport tourism atau rekreasi olahraga.
“Pada prinsipnya Pemerintah Kota Pontianak ingin memajukan olahraga, baik olahraga prestasi maupun olahraga rekreasi, yang memberi dampak pada kemajuan generasi muda kita,” katanya.
Meski demikian, Edi mengakui masih ada keterbatasan lahan dan anggaran dalam membangun fasilitas olahraga yang ideal.
Karena itu, ia berharap adanya kolaborasi antara pemerintah kota, dunia usaha, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan sarana olahraga sesuai standar.
Selain fasilitas olahraga formal, Pemkot Pontianak juga akan melanjutkan pembangunan ruang terbuka hijau yang terintegrasi dengan sarana olahraga rekreasi.
Baca Juga: Kuota Haji Pontianak Melonjak Jadi 1.508 Jemaah, Pemkot Kucurkan Subsidi Transportasi Rp1,5 Juta














