Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Banyak orang beranggapan bahwa waktu terbaik untuk berolahraga adalah di pagi hari.
Namun, bagi para pekerja kantoran atau mereka yang memiliki rutinitas padat, bangun pagi untuk sekadar lari keliling kompleks sering kali menjadi hal yang sangat sulit dilakukan.
Jika Anda termasuk orang yang kesulitan mencari waktu di pagi hari, jogging di sore hari bisa menjadi alternatif yang luar biasa.
Faktanya, berlari di penghujung hari memberikan sejumlah keuntungan spesifik yang tidak kalah menyehatkan dibandingkan olahraga pagi.
Baca Juga: Mana yang Lebih Sehat? Ini Panduan Sarapan Sebelum atau Sesudah Jogging di Pagi Hari
Bagi Anda yang ingin mulai merutinkan aktivitas fisik ini, berikut adalah 5 manfaat jogging sore yang akan dirasakan oleh tubuh:
1. Pelampiasan Stres yang Efektif
Setelah seharian berkutat dengan tumpukan pekerjaan, tenggat waktu (deadline), atau kemacetan jalan raya, pikiran tentu akan terasa penuh dan penat.
Jogging sore hari bertindak sebagai media pelepas stres yang sangat ampuh.
Aktivitas fisik memicu otak untuk memproduksi hormon endorphin (hormon kebahagiaan), yang secara instan dapat memperbaiki mood dan membilas rasa frustrasi yang menumpuk sejak pagi.
2. Otot Lebih Siap, Risiko Cedera Menurun
Saat pagi hari, otot dan persendian kita cenderung masih kaku karena baru saja bangun tidur.
Sebaliknya, pada sore hari, tubuh sudah bergerak aktif melakukan berbagai aktivitas harian.
Kondisi suhu inti tubuh (core temperature) juga berada pada puncaknya di sore hari.
Hal ini membuat otot jauh lebih lentur dan siap diajak berlari, sehingga risiko mengalami kram atau cedera otot akan jauh lebih rendah.
3. Kualitas Tidur Malam Meningkat Tajam
Bagi Anda yang sering mengalami insomnia atau kesulitan tidur nyenyak, cobalah rutin jogging sore.
Berolahraga di sore hari akan menguras sisa energi yang ada di tubuh.
Ketika suhu tubuh perlahan menurun setelah selesai berolahraga dan mandi air hangat, otak akan menerima sinyal bahwa waktu istirahat telah tiba.
Hasilnya, Anda akan lebih mudah masuk ke fase tidur lelap (deep sleep) di malam hari.
4. Performa Fisik Berada di Puncaknya
Sejumlah studi fisiologis menunjukkan bahwa fungsi paru-paru bekerja paling optimal di sore hingga menjelang malam hari.
Dengan kapasitas pernapasan yang maksimal, Anda bisa menjaga ritme atau pace lari dengan lebih stabil dan bernapas lebih panjang.
Daya tahan fisik yang lebih baik ini memungkinkan Anda untuk berlari dengan jarak yang lebih jauh dibandingkan saat pagi hari.
5. Menjaga Konsistensi Jangka Panjang
Masalah utama dalam berolahraga adalah menjaga konsistensi.
Jika Anda bukan tipe “orang pagi” (morning person), memaksakan diri bangun subuh untuk berlari hanya akan membuat olahraga terasa seperti siksaan dan akhirnya berhenti di tengah jalan.
Memilih sore hari jauh lebih realistis untuk dijadikan rutinitas harian yang berkelanjutan tanpa harus mengorbankan waktu tidur Anda.
Jadi, tidak ada lagi alasan untuk malas berolahraga.
Segera siapkan sepatu larimu, putar playlist musik favorit, dan nikmati hembusan angin sore yang menyegarkan!
Baca Juga: Tips Aman Jogging Pagi Saat Puasa Ramadhan Agar Tetap Bugar
(Mira)
















