3. Rumah bagi Kerajaan Matan
Kabupaten ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan Kerajaan Matan, salah satu kerajaan tertua di Kalimantan Barat.
Jejak sejarahnya masih bisa dikunjungi melalui Keraton Muhammad Saunan.
Keberadaan keraton ini menjadi bukti bahwa Ketapang merupakan pusat peradaban dan kekuasaan penting di masa lampau yang tetap terjaga kelestariannya hingga kini.
4. Keanekaragaman Hayati di Gunung Palung
Meskipun kantor pusatnya berada di Kayong Utara, sebagian besar kawasan Taman Nasional Gunung Palung (Gunung Palung National Park) berada di wilayah administratif Kabupaten Ketapang.
Kawasan ini merupakan benteng terakhir bagi pelestarian orangutan dan berbagai flora fauna langka lainnya, menjadikannya paru-paru dunia yang sangat krusial.
5. Toleransi Budaya yang Sangat Erat
Ketapang adalah simbol harmoni di Kalimantan Barat.
Masyarakatnya terdiri dari berbagai etnis seperti Melayu, Dayak, Tionghoa, serta suku pendatang lainnya yang hidup berdampingan dengan damai.
Tradisi kebersamaan ini sering terlihat dalam perayaan hari besar keagamaan dan adat yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat tanpa memandang perbedaan.
Baca Juga: Resmi Bergabung ke Muhammadiyah, STAI Al-Haudl Ketapang Diproyeksikan Jadi Universitas
(Mira)















