Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Media sosial belakangan ini kembali meramaikan tren kuliner vintage.
Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kembalinya Es Gabus.
Jajanan yang dulu dijajakan oleh bapak-bapak pedagang keliling di depan pagar sekolah ini, kini mendadak viral dan dicari-cari oleh Generasi Z hingga milenial yang rindu masa kecil.
Es gabus bukan sekadar es beku biasa.
Baca Juga: Bernostalgia dengan 4 Jajanan Jadul yang Bikin Kangen Masa Kecil
Ia adalah saksi bisu kebahagiaan sederhana anak-anak era 90-an.
Di balik kesederhanaannya yang murah meriah, es ini menyimpan keunikan yang sulit ditemukan pada es krim modern mahal sekalipun.
Berikut adalah fakta menarik tentang es gabus, “si kue beku” yang tak lekang oleh zaman.
1. Tekstur Ajaib yang “Menipu”
Namanya mungkin terdengar aneh bagi yang baru mengenalnya.
Kenapa disebut “gabus”? Apakah keras seperti kayu? Ternyata justru sebaliknya.
Nama ini diambil dari sensasi unik saat es tersebut digigit.
Tidak seperti es lilin yang keras atau es krim susu yang creamy, es gabus memiliki tekstur padat namun empuk dan sedikit berserat halus, mirip gabus busa.
Namun, begitu masuk ke mulut, ia akan lumer dengan lembut. Sensasi “menggigit gabus” inilah yang tidak dimiliki oleh jenis es krim manapun di dunia.
2. Magisnya Tepung Hunkwe
Rahasia di balik tekstur unik tersebut adalah Tepung Hunkwe.
Ini membuktikan kecerdasan kuliner lokal kita. Jika es krim barat menggunakan susu dan telur, es gabus mengandalkan pati kacang hijau (hunkwe).
Adonan ini dimasak terlebih dahulu hingga menjadi seperti jenang atau kue, baru kemudian dibekukan.





















