Faktakalbar.id, PONTIANAK – Ketua Harian DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ahmad Ali, memberikan pernyataan keras saat menanggapi posisi Joko Widodo dalam arah politik partainya.
Kepada awak media, Ali menegaskan bahwa PSI menempatkan mantan Presiden Jokowi sebagai patron politik utama.
Hal ini disampaikannya usai menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) DPW PSI Kalimantan Barat di Hotel Novotel Pontianak, Sabtu (13/12/2025).
Ali menjelaskan ambisi partainya untuk mencetak regenerasi pemimpin yang meniru rekam jejak Jokowi.
Baca Juga: Resmi Jabat Kajari Ketapang, Ricky Febriandi Diminta Percepat Penanganan Kasus Korupsi
Ia menekankan bahwa PSI ingin menjadi wadah bagi lahirnya pemimpin dari kalangan rakyat biasa, bukan dari kalangan ningrat atau “darah biru” politik.
“Kami ingin di Indonesia lahir Jokowi-Jokowi muda. Orang kampung, bukan siapa-siapa, tapi bisa menjadi Presiden Republik Indonesia,” ujar Ali di hadapan wartawan.
Ketika disinggung mengenai gelombang kritik yang menerpa Jokowi belakangan ini, Ali merespons dengan tajam.
Ia menilai caci maki tersebut hanyalah suara dari barisan orang-orang yang kecewa dan para pembenci.
Ia lantas mengutip narasi yang dianggapnya sebagai tolak ukur moral dalam menilai kinerja pemerintahan sebelumnya.
“Satu hal yang menjadi kebanggaan kita, bapak (Jokowi) dalam beberapa kesempatan mengatakan bahwa hanya orang yang tidak punya hati nurani yang tidak mengakui keberhasilan Pak Jokowi,” tegasnya.
Pernyataan ini menegaskan sikap PSI yang menutup mata terhadap kritik negatif dan memilih fokus menjadikan sosok Jokowi sebagai contoh hidup tentang integritas dan konsistensi perjuangan untuk rakyat, terlepas dari polemik yang ada.
Baca Juga: Kedaulatan di Tangan Partai? MK Tegaskan Rakyat Tak Bisa Pecat Wakilnya Sendiri
(*Mira)
















