Padahal, program seperti ini dirancang untuk mendeteksi risiko penyakit lebih awal agar penanganannya bisa lebih cepat dan efektif.
“Masih banyak warga belum terbiasa memeriksakan kesehatan secara rutin di puskesmas,” ujarnya.
Baca Juga: Pondok Makan Pak Nur Singkawang Hangus Dilahap Si Jago Merah
Jika ditinjau berdasarkan kelompok usia, pelajar tercatat sebagai peserta CKG terbanyak dengan 19.602 orang. Disusul kelompok dewasa 13.008 orang, pra-sekolah 3.900 orang, lansia 2.175 orang, dan bayi 438 orang.
Dari sisi lokasi, Puskesmas Singkawang Barat II mencatat peserta paling banyak, sedangkan Puskesmas Singkawang Selatan II menjadi yang paling sedikit pendaftarnya.
Untuk memperluas jangkauan program cek kesehatan gratis Singkawang, Dinas Kesehatan mulai menjalin kerja sama dengan sejumlah instansi.
Kolaborasi ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran sekaligus memudahkan masyarakat mengakses layanan CKG tanpa harus datang langsung ke puskesmas.
“Kami berkolaborasi dengan PT Pos Indonesia untuk menjangkau lansia penerima pensiun, serta Bank Kalbar Cabang Singkawang untuk melayani karyawan dan nasabah mereka,” jelasnya.
(*Sari)
















