Faktakalbar.id, SINGKAWANG – Pemerintah Kota Singkawang menggelar pertemuan strategis dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Republik Indonesia di Jakarta pada Senin (27/4/2026).
Agenda utama pertemuan ini difokuskan pada upaya akselerasi infrastruktur transportasi udara melalui pembahasan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) serta permohonan dukungan anggaran untuk percepatan pengembangan Bandara Singkawang.
Baca Juga: Pergerakan Penumpang Bandara Singkawang Melonjak 20 Kali Lipat Sepanjang 2025
Wali Kota Singkawang Tjhai Chui Mie yang hadir didampingi oleh Wakil Wali Kota beserta Sekretaris Daerah dan Kepala Dinas Perhubungan setempat menegaskan bahwa peningkatan kapasitas serta fasilitas bandar udara kini menjadi sebuah kebutuhan mendesak.
Hal ini sejalan dengan tren peningkatan mobilitas masyarakat dan kebutuhan perluasan konektivitas wilayah secara nasional.
Dalam forum koordinasi tersebut Pemerintah Kota Singkawang memaparkan sejumlah prioritas pembangunan fisik yang harus segera direalisasikan.
Salah satu fokus utama adalah penambahan area parkir pesawat udara atau apron guna mengurai potensi antrean penerbangan yang kerap terjadi akibat terbatasnya ruang pendaratan.
“Target utama kami adalah memastikan keberlanjutan peningkatan fasilitas bandara, khususnya perluasan apron. Saat ini kapasitasnya hanya mampu menampung satu pesawat, sehingga kurang efektif karena pesawat lain harus melakukan holding sebelum mendarat,” kata Tjhai Chui Mie.
Menurut Tjhai Chui Mie kondisi kapasitas bandar udara yang sangat terbatas tersebut berdampak langsung pada penurunan tingkat efisiensi layanan transportasi udara. Persoalan teknis operasional ini perlu segera ditangani dan dicari jalan keluarnya agar standar pelayanan kepada maskapai maupun para penumpang dapat berjalan secara jauh lebih optimal. Oleh karena itu Pemerintah Kota Singkawang terus mendorong secara intensif percepatan pembangunan apron beserta sejumlah fasilitas pendukung krusial lainnya dalam tahapan pengembangan Bandara Singkawang.
Guna merealisasikan target pembangunan fisik tersebut pihak eksekutif daerah secara resmi mengajukan permohonan dukungan penuh dari Kementerian Perhubungan.
















