FAKTAKALBAR.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis pembaruan data terkait bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia.
Hingga Kamis (7/5/2026) pagi, tercatat kejadian tanah longsor yang memakan korban jiwa di Sumatra Barat serta banjir yang merendam pemukiman di Kota Tangerang, Banten.
Tanah Longsor di Kabupaten Agam, Sumatra Barat
Hujan lebat berdurasi lama yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam pada Selasa (5/5) memicu tanah longsor di Nagari Sungai Landia (Kecamatan IV Koto) dan Nagari Parik Panjang (Kecamatan Matur). Kondisi tanah yang labil membuat material longsor menimbun pemukiman dan akses jalan utama.
Bencana ini menyebabkan dampak yang cukup serius:
-
Korban Jiwa: 1 orang meninggal dunia akibat tertimbun material.
-
Korban Luka: 3 orang luka berat dan 3 orang luka ringan.
-
Pengungsian: 29 warga terpaksa mengungsi ke tempat aman.
-
Kerusakan: 60 unit rumah warga mengalami kerusakan dan akses jalan terhambat.
BPBD Kabupaten Agam saat ini masih fokus melakukan pembersihan material serta pendataan korban untuk memastikan bantuan tersalurkan secara tepat.
Kondisi Banjir di Kota Tangerang Mulai Surut
Sementara itu, di wilayah Banten, banjir sempat merendam Kelurahan Petir, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang sejak Senin (4/5).
Setidaknya 60 unit rumah terdampak oleh genangan air yang masuk ke kawasan permukiman.
Meski demikian, data terbaru menunjukkan kondisi yang mulai stabil. Berdasarkan pantauan per Rabu (6/5), sebanyak 60 kepala keluarga yang sebelumnya mengungsi dilaporkan telah kembali ke rumah masing-masing seiring dengan air yang berangsur surut.
















