Faktakalbar.id, PONTIANAK – Tim gabungan dari kepolisian kembali menggagalkan aksi kenakalan remaja yang meresahkan warga Kota Pontianak.
Tim Gerak Cepat (TGC) dan Tim Enggang Polresta Pontianak berhasil mengamankan lima orang remaja yang diduga kuat terlibat dalam aksi tawuran di Pontianak Selatan, pada Jumat malam (5/12/2025).
Baca Juga: Resahkan Warga, 17 Motor Berknalpot Brong Diamankan Polresta Pontianak Saat Patroli Skala Besar
Penangkapan ini dilakukan sekitar pukul 21.58 WIB di kawasan Jalan Karya Baru, Kecamatan Pontianak Selatan.
Operasi pengamanan ini berjalan sukses berkat sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat sekitar yang resah dengan aktivitas sekelompok remaja tersebut.
Berdasarkan laporan petugas di lapangan, kelima remaja tersebut tidak hanya berkumpul biasa, melainkan telah mempersiapkan diri dengan berbagai jenis senjata berbahaya.
“Tim Gerak Cepat dan Tim Enggang Polresta Pontianak bersama masyarakat sekitar berhasil mengamankan 5 orang remaja yang melakukan tawuran di jalan Karya Baru Kecamatan Pontianak Selatan Kota Pontianak,” tulis laporan resmi tim kepolisian.
Dari hasil penggeledahan di lokasi, petugas menyita sejumlah barang bukti yang cukup mengerikan. Barang bukti tersebut terdiri dari empat bilah senjata tajam jenis celurit dan satu buah tongkat golf (golf club).
Selain senjata, polisi juga mengamankan dua unit telepon genggam (HP).
Berdasarkan pemeriksaan awal, ponsel tersebut digunakan sebagai alat komunikasi untuk membuat janji temu atau menantang lawan sebelum melakukan aksi tawuran di Pontianak.
Baca Juga: Polsek Sungai Raya Gencarkan Patroli Cegah Balap Liar di Arteri Supadio
Tindakan tegas langsung diambil oleh aparat untuk mencegah terjadinya korban jiwa maupun luka-luka akibat bentrokan tersebut.
Kelima remaja beserta seluruh barang bukti senjata tajam langsung dibawa ke Markas Polresta Pontianak.
Langkah ini diambil untuk proses pendataan, pembinaan, serta pertanggungjawaban hukum atas kepemilikan senjata tajam dan gangguan ketertiban umum yang mereka timbulkan.
“Selanjutnya remaja tersebut di bawa ke Polresta Pontianak untuk mempertanggung jawabkan perbuatan yang telah mereka lakukan,” lanjut keterangan petugas.
Keberhasilan Tim Enggang dan TGC dalam meredam potensi konflik ini menjadi bukti kehadiran polisi di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan di malam hari.
(*Red)
















