Pengecekan Komponen Mobil Musim Hujan Wajib Rutin, Waspada Bahaya Water Hammer

Pengecekan Komponen Mobil Musim Hujan: Rem, Knalpot, dan Kelistrikan
Pengecekan Komponen Mobil Musim Hujan: Rem, Knalpot, dan Kelistrikan. (Dok. Unsplash/Rizky Febrian)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Musim hujan telah tiba, membawa tantangan tersendiri bagi pemilik kendaraan.

Hujan deras dan genangan di jalan yang ditimbulkan dapat meningkatkan risiko kerusakan pada berbagai komponen mobil.

Pakar otomotif dari Institut Teknologi Bandung, Yannes Martinus Pasaribu, menekankan pentingnya pengecekan rutin agar kendaraan tetap aman dikendarai saat musim hujan.

Menurutnya, ada empat komponen utama yang perlu mendapat perhatian khusus dalam Pengecekan Komponen Mobil Musim Hujan.

Baca Juga: 4 Alasan Mengapa Mie Terasa Jauh Lebih Enak Disantap Saat Hujan

4 Komponen Mobil yang Wajib Dicek Saat Musim Hujan

  1. Rem “Pastikan rem tidak aus dan selalu kering,” kata Yannes pada Kamis (7/11/2025).
    Rem yang basah atau lembap dapat menyebabkan daya cengkeram rem turun drastis, kondisi yang membahayakan keselamatan saat berkendara.
    Yannes menyarankan pemilik mobil segera mencuci dan mengeringkan bagian bawah kendaraan yang digunakan untuk melalui genangan, guna mencegah karat dan kerusakan sistem rem.
  2. Knalpot dan Filter Udara Knalpot dan filter udara juga kondisinya perlu rutin diperiksa selama musim penghujan.
    Yannes menyebut, air bisa masuk melalui kedua komponen tersebut dan menyebabkan masalah serius pada mesin.
    “Filter udara yang basah membuat proses pembakaran tidak sempurna, sementara knalpot yang kemasukan air bisa menimbulkan tekanan balik dan merusak sistem pembuangan,” jelasnya.
  3. Sistem Kelistrikan Perhatikan sistem kelistrikan pada kendaraan, terutama baterai (aki), kabel, dan konektor listrik. Kelembapan yang tinggi dan masuknya air dapat menyebabkan korsleting dan kerusakan pada Electronic Control Unit (ECU), komponen vital mobil.
  4. Segel dan Komponen Pelindung Lain Yannes menuturkan, segel pada pintu dan komponen pelindung lain yang berfungsi untuk mencegah air masuk ke kabin dan ruang mesin juga perlu diperhatikan kondisinya. Kerusakan seal dapat mempercepat proses korosi dan menyebabkan kerusakan di bagian dalam kendaraan.
    “Seal dan baterai accu juga perlu kita cek secara rutin, karena semua komponen tersebut sangat rawan rusak saat musim hujan,” terangnya.

Peringatan Bahaya Menyalakan Mobil Setelah Kebanjiran

Bahaya Menyalakan Mobil Setelah Kebanjiran menjadi peringatan serius dari pakar.

Yannes menyarankan pemilik mobil tidak sembarangan menyalakan mesin setelah mobilnya terendam, karena dapat menyebabkan kerusakan serius.

“Jangan coba-coba menghidupkan mesin saat kendaraan terendam banjir,” katanya.

Menyalakan mesin kendaraan yang terendam banjir bisa memicu water hammer, yaitu masuknya air ke ruang bakar.

Baca Juga: Sinyal Hilang Saat Hujan? Ini 3 Alasan Kenapa Jaringan Internet Sering ‘Loyo’

Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan piston, stang seher, dan blok mesin.