Jangan Lakukan ini Jika Mesin Mati Mendadak Saat Terobos Banjir

Pengendara bermotor menerebos banjir (Dok. Ist)
Pengendara bermotor menerebos banjir (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Musim hujan sering kali memaksa pengendara motor bertaruh nyali menerobos genangan air demi sampai ke tujuan tepat waktu. Namun, keputusan nekat ini tak jarang berujung petaka, mesin motor mendadak mati di tengah banjir.

Kepanikan biasanya membuat pengendara melakukan kesalahan fatal yang justru memperparah kerusakan. Alih-alih hanya mogok ringan, motor justru terancam turun mesin dan menguras isi dompet hingga jutaan rupiah.

Berikut adalah hal fatal yang wajib Anda hindari dan solusi pertolongan pertamanya.

Baca Juga: Tips Merawat Motor Matic Agar Mesin Awet

Ancaman Water Hammer

Musuh terbesar mesin saat banjir bukanlah air yang membasahi busi, melainkan air yang terisap masuk ke ruang bakar. Fenomena mengerikan ini bernama Water Hammer.

Saat air masuk ke ruang bakar dalam jumlah banyak, piston yang bergerak dengan kompresi tinggi akan menumbuk air tersebut. Karena air adalah benda padat yang tidak bisa dikompresi, ledakan tekanan ini akan membengkokkan setang piston (connecting rod) hingga pecah dan menghancurkan dinding mesin.

Jangan Pernah Menekan Tombol Starter!

Ini adalah aturan emas yang wajib Anda ingat. Jika motor mati di tengah banjir, jangan pernah mencoba menyalakannya kembali, baik dengan starter elektrik maupun engkol (kick starter).

Memaksa mesin menyala saat ada air di ruang bakar sama saja dengan bunuh diri bagi mesin motor Anda. Biarkan mesin dalam keadaan mati, segera tuntun motor ke tempat yang kering dan aman.