Gubernur Ria Norsan Resmi Buka Pesparani Katolik I Kalbar, Ajak Umat Jaga Kebersamaan

Gubernur Kalbar, Ria Norsan saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Pesparani Katolik I Kalimantan Barat di Hotel Kini Pontianak, Jumat (7/11/2025).
Gubernur Kalbar, Ria Norsan saat memberikan sambutan sekaligus membuka secara resmi Pesparani Katolik I Kalimantan Barat di Hotel Kini Pontianak, Jumat (7/11/2025). Foto: HO/Faktakalbar.id

Dewan juri yang bertugas terdiri dari para profesional nasional serta pastor, suster, dan tokoh awam yang ahli di bidangnya.

Dalam sambutannya, Gubernur Ria Norsan menyampaikan apresiasi kepada panitia, peserta, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya Pesparani.

Ia menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna penting dalam memperkuat nilai spiritual masyarakat, sejalan dengan visi pembangunan pemerintah.

“Pemerintah tidak only fokus pada pembangunan infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga pada pembangunan manusia yang berkarakter, beriman, dan berakhlak. Pesparani ini bukan sekadar lomba, tetapi sarana menumbuhkan kebersamaan dan cinta kasih melalui kidung pujian,” ujarnya.

Gubernur menegaskan bahwa Pesta Paduan Suara Gerejani ini memiliki makna strategis, bukan hanya untuk menggali bakat musik liturgi, tetapi juga membangun persaudaraan.

“Melalui lantunan kidung pujian, kita diajak memuliakan Tuhan dalam kehidupan sehari-hari. Darinya tumbuh pribadi yang berintegritas dan berbudi luhur nilai penting dalam membangun masyarakat Kalimantan Barat yang rukun, damai, dan sejahtera,” jelasnya.

Kepada Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (LP3KD) Provinsi Kalbar, seluruh LPPD kabupaten/kota, dewan juri, dan panitia, Gubernur berpesan agar terus meningkatkan pembinaan umat secara berkelanjutan.

“Terus lakukan pembinaan di tengah masyarakat. Sinergi pemerintah daerah dan Kementerian Agama harus terus memperkuat pembinaan umat Katolik agar semakin mandiri dan berdaya.”

Baca Juga: Ria Norsan Kenang Jasa Mgr. Agustinus Agus, Siap Kolaborasi dengan Pimpinan Baru Keuskupan Agung Pontianak

Ia juga menekankan pentingnya profesionalitas dalam penyelenggaraan ajang ini untuk mencari bibit unggul yang akan mewakili Kalbar di tingkat nasional.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab. Jadikan Pesparani bukan hanya ruang mencari bibit unggul untuk tingkat nasional, tetapi juga momentum memperdalam pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Kitab Suci dalam kehidupan sehari-hari.”

Pesparani Katolik I Kalimantan Barat diharapkan menjadi tonggak awal kebangkitan musik liturgi Katolik di daerah ini, serta memperkuat semangat iman dan persaudaraan umat di seluruh Kalbar.

(Bon/Irm)