Baca Juga: Jadi Pusat Ekonomi Baru, Bupati Sujiwo Resmikan Ruang Publik DERMARAJA di Rasau Jaya
“Informasi itu haknya rakyat. Jadi mau orang bilang saya bupati konten atau pencitraan, nggak masalah bagi saya,” tegasnya lagi.
“Bagi saya, anjing menggonggong kafilah tetap berlalu. Yang penting niat kami baik, ingin menyuguhkan informasi dan transparansi kepada publik.”
Sujiwo juga menepis tudingan bahwa langkahnya bermotif politik, mengingat masa jabatan yang baru berjalan tujuh bulan.
“Saya baru menjabat tujuh bulan. Pilkada masih lama, belum tentu juga saya mau maju. Jadi ngapain pencitraan?” ujarnya.
Langkah keterbukaan yang dilakukan Sujiwo justru mendapat apresiasi dari banyak warga, karena dianggap membawa angin segar dalam budaya kepemimpinan daerah.
(ra)
















