Faktakalbar.id, LIFESTYLE – Kasus peretasan akun media sosial kini menghantui hampir seluruh pengguna internet yang tidak memiliki sistem pengamanan ganda pada perangkat mereka. Para pelaku kejahatan siber menggunakan berbagai teknik canggih untuk mencuri data pribadi dan menyalahgunakan identitas korban demi keuntungan materi sepihak.
Anda wajib mengaktifkan fitur Otentikasi Dua Faktor atau Two-Factor Authentication (2FA) sebagai benteng pertahanan utama untuk melindungi privasi digital.
Langkah sederhana ini memberikan lapisan keamanan tambahan yang sangat sulit ditembus oleh peretas meskipun mereka berhasil mengetahui kata sandi akun Anda.
Baca Juga: Laporan Anthropic: Hacker Diduga China Gunakan AI Claude, Otomatisasi Serangan Siber 90%
Cara Kerja Benteng Lapis Kedua Digital
Sistem 2FA mengharuskan Anda memasukkan kode verifikasi khusus yang masuk melalui SMS atau aplikasi otentikator setiap kali melakukan login baru. Hal ini memastikan bahwa hanya pemilik sah akun tersebut yang bisa mengakses data sensitif karena kode tersebut bersifat unik dan berubah.
Laporan dari raksasa teknologi Google mengungkapkan bahwa penggunaan fitur 2FA mampu memblokir hingga seratus persen serangan peretasan yang bersifat otomatis. Anda akan menerima peringatan secara instan jika ada pihak asing yang mencoba masuk ke akun Anda dari lokasi atau perangkat mencurigakan.
Hindari Penggunaan Kata Sandi yang Lemah
Banyak pengguna sering melakukan kesalahan fatal dengan menggunakan kata sandi yang sama untuk berbagai platform media sosial maupun aplikasi perbankan.
Praktik ini memudahkan peretas untuk menguasai seluruh ekosistem digital Anda hanya dengan menjebol satu akun yang memiliki tingkat keamanan rendah.
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menyarankan masyarakat agar membuat kata sandi yang terdiri dari kombinasi huruf besar, angka, dan simbol.
Anda juga perlu mengganti kata sandi secara berkala setiap tiga bulan guna memperkecil celah eksploitasi data oleh oknum tidak bertanggung jawab.
















