Diduga untuk Tambang Ilegal, Sopir Truk di Sekadau ‘Dikorbankan’ SPBU Rawak

"Sopir di Sekadau merasa 'dikorbankan' karena SPBU Rawak diduga lebih memprioritaskan suplai BBM untuk tambang emas ilegal, membuat mereka kesulitan mendapatkan solar."
Sopir di Sekadau merasa 'dikorbankan' karena SPBU Rawak diduga lebih memprioritaskan suplai BBM untuk tambang emas ilegal, membuat mereka kesulitan mendapatkan solar. (Dok. Ist)

Faktakalbar.id, SEKADAU – Para sopir ekspedisi di Kecamatan Rawak, Kabupaten Sekadau, merasa dikorbankan oleh praktik culas salah satu SPBU setempat.

Mereka menuding kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamina Dex sengaja diciptakan karena SPBU lebih memprioritaskan suplai diduga untuk aktivitas tambang emas ilegal.

Deby, seorang sopir, mengaku setiap hari menyaksikan antrean jeriken berukuran besar dibagian belakang SPBU.

Akibatnya, ia dan rekan-rekannya yang merupakan konsumen sah sering kali tidak kebagian jatah BBM untuk bekerja.

Baca Juga: Jual Motor Curian di Facebook, Pemuda Sintang Diringkus di Sekadau

“Kami sopir ekspedisi sering kehabisan BBM, padahal Dex itu kan untuk kami, bukan buat tambang,” keluhnya Rabu, (8/10).

Menurutnya, praktik ini terkesan terorganisir dan dibiarkan tanpa pengawasan.