Wabup Kapuas Hulu Tutup Pekan Gawai Dayak Seberuang Ke-III di Silat Hulu

Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi menutup secara resmi Pekan Gawai Dayak Ke-III di Desa Lebak Najah, Silat Hulu. (Dok. Instagram/@prokopim.kapuashulu)
Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi menutup secara resmi Pekan Gawai Dayak Ke-III di Desa Lebak Najah, Silat Hulu. (Dok. Instagram/@prokopim.kapuashulu)

Faktakalbar.id, KAPUAS HULU – Wakil Bupati Kapuas Hulu Sukardi secara resmi menutup Pekan Gawai Dayak (PGD) Ke-III Suku Dayak Seberuang Ensilat yang digelar di Desa Lebak Najah, Kecamatan Silat Hulu, pada Sabtu (05/07/2025).

Baca Juga: Wabup Kapuas Hulu Hadiri Panen Raya Ikan di Nanga Embaloh

Dalam sambutannya, Sukardi menegaskan pentingnya pelestarian budaya sebagai kekuatan sosial yang tidak hanya hidup dalam seremoni, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat.

Ia menyampaikan bahwa dalam semangat “Kapuas Hulu Semakin Hebat”, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu berkomitmen mendukung keberlanjutan budaya Dayak.

Kita dorong kegiatan ini untuk tidak hanya menjadi kebanggaan lokal, tetapi menjadi pilar kekuatan sosial. Kita ingin budaya ini tidak hanya lestari dalam upacara, tetapi hidup dalam keseharian masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan dukungan pemerintah dalam bentuk program pemberdayaan sanggar seni, penguatan komunitas adat, serta dokumentasi warisan budaya.

Baca Juga: Pemkab Kapuas Hulu Ikut Dorong Kolaborasi Daerah Lewat Munas I ASWAKADA

Saya mengajak semua pihak, baik tokoh adat, tokoh pendidikan, tokoh pemuda maupun lembaga masyarakat, untuk terus membangun kolaborasi dalam menjaga dan mengembangkan warisan budaya. Jangan biarkan adat dan tradisi kita hanya tinggal cerita. Jadikan ia sebagai sumber inspirasi, sumber pendidikan, dan bahkan sumber ekonomi kreatif bagi masyarakat kita,” tuturnya.

Penutupan PGD ini menjadi momen penguatan identitas budaya serta ruang ekspresi masyarakat adat, khususnya Suku Dayak Seberuang, di tengah arus modernisasi dan tantangan zaman.

(fd)