Faktakalbar.id, KAYONG UTARA – Program pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pengolahan hasil laut di Desa Pelapis, Kecamatan Kepulauan Karimata, Kabupaten Kayong Utara, berhasil meningkatkan pendapatan puluhan ibu rumah tangga.
Sinergi antara masyarakat dan PT Dharma Inti Bersama (PT DIB) selaku pengelola Kawasan Industri Pulau Penebang (KIPP) ini fokus mengolah tangkapan nelayan menjadi produk bernilai jual tinggi.
Baca Juga: Gandeng IPB, PT DIB Latih 64 Ibu-Ibu Desa Pelapis Olah Ikan Jadi Bakso dan Nugget Bernilai Ekonomis
Puluhan perempuan di wilayah kepulauan tersebut kini terlibat aktif dalam memproduksi bakso ikan, nugget, hingga lele marinasi. Program ini menjadi solusi atas keterbatasan lapangan pekerjaan sekaligus memaksimalkan potensi sumber daya laut setempat.
Ketua Kelompok Bakso Ikan Dusun Raya, Mardiana, menyatakan program ini membuka ruang produktivitas baru bagi perempuan pesisir.
“Awalnya saya diajak oleh teman-teman untuk membentuk kelompok. Kebetulan di pulau tempat tinggal kami memang minim lapangan pekerjaan, ada juga diberikan saran oleh tim CSR PT DIB membuat bakso ikan, saya sangat tertarik dan memutuskan untuk ikut,” ujarnya, awal Mei 2026.
Saat ini, kelompok tersebut rutin memproduksi olahan dua hingga tiga kali dalam seminggu.
“Biasanya kami mulai bekerja dari jam 09.00 pagi dan selesai sekitar jam 12.00 atau jam 13.00 siang. Tugas utama saya di bagian pengukusan. Setelah adonan ikan digiling dan dibentuk jadi bulatan-bulatan bakso dalam jumlah banyak, sayalah yang bertanggung jawab mengukus sampai matang,” ujarnya.
Baca Juga: DPRD Kayong Utara Dukung Investasi PT DIB Harita Group, Serap Ribuan Tenaga Kerja Lokal
Mardiana mengaku tambahan penghasilan dari penjualan ini sangat membantu keluarganya.
















