Nasional  

BMKG Pantau Bibit Siklon Tropis 96W di Utara Papua, Waspada Gelombang Tinggi

BMKG mendeteksi dua bibit siklon tropis 93S dan 95W yang berpotensi memicu hujan lebat dan cuaca ekstrem di berbagai wilayah Indonesia.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi di Laut Maluku dan Samudra Pasifik Utara akibat dampak tidak langsung pergerakan sistem tersebut. (Dok. Ist)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi kemunculan Bibit Siklon Tropis 96W yang terbentuk di Samudra Pasifik utara Papua, Selasa (12/5).

Meski diprediksi memiliki peluang rendah untuk berkembang menjadi siklon tropis, sistem ini memicu potensi gelombang tinggi di sejumlah perairan timur Indonesia.

Berdasarkan analisis TCWC Jakarta pada Selasa pukul 07.00 WIB, pusat sirkulasi sistem ini berada di koordinat 9.6°LU 139.4°BT.

Baca Juga: Sering Keliru, Ini Bedanya Kemarau dan El Nino

Kecepatan angin maksimum yang terpantau mencapai 20 knot (37 km/jam) dengan tekanan udara minimum 1007 hPa.

Meskipun didukung oleh suhu muka laut yang hangat dan kelembaban udara yang basah, BMKG mencatat adanya beberapa faktor penghambat pertumbuhan sistem ini, seperti massa udara kering di lapisan atas dan lemahnya konvergensi lapisan bawah.