Faktakalbar.id, KETAPANG – Komisi V DPR RI menggelar rapat kerja di Kabupaten Ketapang sebagai bagian dari kunjungan kerja dalam masa reses sidang III Tahun Sidang 2024–2025.
Rapat yang berlangsung pada Sabtu (21/6/2025) pukul 10.00 WIB ini digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Ketapang.
Rapat ini membahas berbagai isu strategis terkait pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik.
Baca Juga: Pimpin Rapat Perdana, Bupati Alex Langsung Bahas Langkah Strategis Pembangunan Ketapang
Rapat kerja tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Komisi V DPR RI, Ridwan Bae.
Kegiatan ini juga dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo, Forkopimda Ketapang, Kapolres Ketapang AKBP Setiadi, serta perwakilan dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan BNPB.
Dalam pembukaannya, Ridwan Bae menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat realisasi program strategis nasional di berbagai sektor, khususnya pembangunan jalan, pelabuhan, perumahan rakyat, dan mitigasi bencana.
“Kunjungan ini adalah bentuk nyata komitmen DPR RI dalam mengawasi dan mendorong realisasi program strategis nasional. Kita akan dorong seoptimal mungkin agar semua rencana pembangunan di Ketapang dapat berjalan sesuai harapan,” jelas Ridwan Bae.
Baca Juga: Bupati Ketapang Kunjungi Masyarakat Adat Pesaguan Sekayok, Tegaskan Komitmen Pembangunan Merata
Sementara itu, Bupati Ketapang menyampaikan beberapa isu prioritas yang mendesak, salah satunya kondisi jalan rusak di sejumlah titik seperti ruas Pelang–Kepuluk–Batu Tajam yang belum tertangani optimal akibat keterbatasan anggaran.
“Melalui forum ini, kami harap pemerintah pusat dapat memberikan perhatian lebih, termasuk dukungan anggaran untuk peningkatan infrastruktur dan pelayanan publik di Ketapang,” kata Alexander Wilyo.
Ia juga memaparkan rencana pemekaran wilayah menjadi tiga daerah otonomi baru (DOB), serta rencana pembangunan kawasan Waterfront City di sekitar Pasar Rangga Sentap yang saat ini sedang digagas pengaktifannya kembali.
Kapolres Ketapang, AKBP Setiadi, menyatakan dukungan penuh terhadap sinergi pembangunan lintas sektor, khususnya dari aspek keamanan.
“Kami siap mendukung penuh setiap program strategis nasional maupun daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. Tugas kami adalah memastikan keamanan tetap kondusif sehingga proses pembangunan berjalan lancar,” tegasnya.
Rapat kerja berlangsung interaktif, ditutup dengan sesi dialog dan paparan teknis dari masing-masing kementerian terkait mengenai alokasi anggaran dan prioritas pembangunan Kabupaten Ketapang untuk tahun anggaran mendatang.
Baca Juga: Bupati Ketapang Temui Dirjen Bina Marga, Dorong Percepatan Pembangunan Jalan Strategis















