Warga Ketapang Meninggal Akibat Kasus Hanta Virus Pertama dan Dipastikan Tidak Menular Antar Manusia

Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang mengonfirmasi satu warga meninggal dunia akibat kasus Hanta Virus pertama yang menular dari tikus ke manusia.
Dinas Kesehatan Kabupaten Ketapang mengonfirmasi satu warga meninggal dunia akibat kasus Hanta Virus pertama yang menular dari tikus ke manusia. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Hasil pemeriksaan terhadap warga di sekitar lokasi tidak ditemukan adanya kasus positif lainnya,” tegas Feria.

Walaupun belum ditemukan penambahan pasien baru, pemerintah daerah tetap meminta seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan secara kolektif.

Upaya pencegahan paling utama yang harus dilakukan adalah senantiasa menjaga kebersihan diri serta merawat lingkungan sekitar tempat tinggal.

Baca Juga: Puluhan Kasus Terdeteksi, Pemerintah Terus Pantau Penyebaran Hantavirus di Indonesia

Masyarakat juga ditegaskan untuk secara proaktif menutup rapat seluruh celah yang memungkinkan hama masuk ke dalam area dalam rumah.

“Tidak perlu kita panik, namun wajib waspada,” imbaunya.

Setiap keluarga diimbau untuk selalu memastikan ketersediaan makanan dan minuman harian tidak terkontaminasi oleh kotoran maupun urin dari hewan pengerat.

Cairan sekresi dari tikus liar diketahui sangat berpotensi menjadi media penyebaran virus yang menyerang sistem kesehatan manusia.

“Pastikan rumah tetap bersih, sampah jangan menumpuk, dan tutup akses tikus masuk ke rumah,” pesannya.

(*Red)