“Dalam melaksanakan kegiatan program prioritas tentu saja tidak bisa dilakukan sendiri. Kami mengajak seluruh stakeholder serta masyarakat melalui kader posyandu untuk bersama-sama mewujudkan dan mendukung program ini,” katanya.
Kepala Dinas Kesehatan dan KB Kota Singkawang Achmad Hardin menambahkan bahwa sasaran layanan saat ini mencakup 14.843 balita yang secara resmi terdata di aplikasi milik pemerintah.
Baca Juga: Menteri Wihaji Dorong Peran Tim Pendamping Keluarga di Pontianak Atasi Stunting
Belasan ribu balita tersebut tersebar luas di lima kecamatan dan 26 kelurahan dengan fasilitas pelayanan kesehatan primer yang mengandalkan 173 titik posyandu aktif.
Kondisi capaian pengukuran fisik balita yang hanya mentok di angka 39,99 persen hingga bulan Maret lalu diakui olehnya sebagai sebuah tantangan berat yang harus segera dipecahkan.
“Ini menjadi suatu tanggung jawab besar kita bersama, jadi mohon support dan dukungan semua pihak agar tahun ini data pengukuran balita dapat capaiannya lebih baik,” ungkapnya.
(*Red)





















