Baca Juga: Keracunan MBG: Catatan Kritis Pelaksanaan MBG di Daerah
Dede turut mengingatkan bahwa kompleksitas Program Makan Bergizi Gratis yang menjangkau puluhan juta penerima manfaat harus menjadi titik perhatian serius bagi seluruh pemangku kepentingan yang terlibat.
Rantai distribusi makanan yang sangat panjang secara otomatis akan menaikkan potensi terjadinya insiden kontaminasi silang dari bahan mentah hingga ke tangan konsumen.
“Produksi pangan dalam jumlah besar dengan proses yang panjang meningkatkan potensi kontaminasi, terutama karena kelompok sasaran seperti anak sekolah termasuk kelompok rentan,” ucap Dede.
Oleh karena itu, setiap pihak yang terlibat diwajibkan mempunyai tanggung jawab mutlak dalam mengendalikan risiko serta memastikan standar operasional dilaksanakan secara seragam dari hulu ke hilir.
Ia menegaskan penerapan sanitasi menyeluruh mutlak dilakukan karena segala bentuk kelalaian dapat berakibat fatal.
“Keracunan pangan menjadi perhatian serius, karena menyangkut kesehatan masyarakat dan seharusnya dapat dicegah,” tutur Dede Anwar Musadad.
(*Red)
















