Faktakalbar.id, SEKADAU — Kepolisian Resor (Polres) Sekadau menunjukkan komitmen nyata dalam memberikan pelayanan prima tanggap darurat kepada masyarakat. Melalui respons cepat dari saluran pengaduan masyarakat, aparat kepolisian sukses melakukan Polres Sekadau evakuasi warga stroke bernama Subah.
Warga lanjut usia (lansia) berusia 60 tahun tersebut mendadak mengalami serangan stroke saat sedang berada di kawasan Steher Pasar Sekadau Desa Sungai Ringin Kecamatan Sekadau Hilir pada Rabu (29/4/2026) malam.
Baca Juga: Satlantas Polres Sekadau Amankan 12 Motor dalam Razia Knalpot Brong
Peristiwa darurat medis ini bermula ketika pihak kepolisian menerima laporan mendesak dari masyarakat sekitar lokasi kejadian. Aduan tersebut masuk melalui saluran darurat resmi layanan call center 110 Polri pada pukul 22.58 WIB.
Menyadari adanya warga yang membutuhkan pertolongan keselamatan nyawa dengan segera, jajaran kepolisian langsung mengambil tindakan taktis untuk meluncur menuju tempat kejadian perkara (TKP).
Menindaklanjuti informasi darurat tersebut, Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Pamapta I Inspektur Polisi Dua (Ipda) Nixon Edward Tambunan bersama regu piket kepolisian segera berangkat menuju TKP.
Berkat kesigapan dan kelancaran arus petugas di lapangan, tim penolong dari kepolisian tiba di area Steher Pasar Sekadau hanya dalam kurun waktu tujuh menit, atau tepat pada pukul 23.05 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati pasien sudah dalam kondisi darurat medis yang membutuhkan penanganan klinis secepatnya.
Tanpa membuang waktu untuk menunggu kedatangan armada ambulans, aparat kepolisian mengambil diskresi untuk langsung membawa pasien menggunakan unit mobil patroli. Kendaraan dinas operasional tersebut dilarikan dengan cepat menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sekadau.
Pergerakan evakuasi darurat tersebut berlangsung sangat singkat hingga pasien berhasil tiba di area rumah sakit pada pukul 23.08 WIB.
Setibanya di sana, anggota kepolisian turun tangan secara langsung untuk membopong dan mengangkat pasien menuju ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) agar lansia tersebut bisa secepatnya mendapat tindakan penyelamatan nyawa dari tim dokter.
















