Dedy juga memaparkan latar belakang korban yang diketahui memiliki kerabat di luar kota. “Keluarganya di Singkawang, dan diperkirakan hamil 8 bulan,” jelasnya.
Guna kepentingan penyelidikan, pihak kepolisian sejatinya telah menjalin koordinasi dengan pihak keluarga korban di Singkawang terkait rencana pelaksanaan autopsi terhadap jasad korban.
Namun, langkah medis lanjutan tersebut urung dilakukan karena adanya penolakan. Pihak keluarga tidak bersedia jasad korban diautopsi dan meminta agar jenazah segera diserahkan untuk proses pemakaman.
“Untuk autopsi, pihak keluarga tidak bersedia. Mereka meminta jenazah segera diserahkan kepada suami untuk dimakamkan, namun kami tetap melakukan investigasi lebih lanjut,” katanya.
Hingga saat ini, pihak kepolisian memastikan proses investigasi di lapangan tetap berjalan guna mengungkap tabir secara pasti di balik kematian istri anggota TNI tersebut.
(*Red)
















