Pertama di Luar Pulau Jawa, Kalbar Kebut Persiapan Jadi Tuan Rumah AVC 2026

Kapolda Kalbar memimpin langsung rapat koordinasi lintas sektoral guna menyusun skema pengamanan dan mitigasi bencana jelang turnamen voli elit tingkat Asia.
Kapolda Kalbar memimpin langsung rapat koordinasi lintas sektoral guna menyusun skema pengamanan dan mitigasi bencana jelang turnamen voli elit tingkat Asia. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

Baca Juga: Jelang AVC Men’s Champions League 2026, Kalbar Kebut Kesiapan Venue dan Mitigasi Karhutla

Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto, dengan didampingi Wakapolda Kalbar Brigjen Pol Hindarsono dan Ketua Pelaksana Irjen Pol Roma Hutajulu.

Rapat ini turut dihadiri oleh Gubernur Kalbar, jajaran pimpinan daerah, perwakilan TNI, serta pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di wilayah setempat.

Dalam laporannya, Kapolda Kalbar menegaskan bahwa status tuan rumah AVC 2026 ini merupakan pencapaian bersejarah. Pasalnya, turnamen voli profesional kasta tertinggi di benua Asia tersebut untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar kawasan Pulau Jawa. Ajang ini dipastikan akan diikuti oleh berbagai klub papan atas tingkat internasional.

“Sebanyak delapan klub elit dari Qatar, Korea Selatan, Kazakhstan, Jepang, Iran, Thailand, hingga wakil Indonesia yakni Bhayangkara Presisi dan Garuda Jaya, dipastikan akan berlaga,” papar Pipit Rismanto saat memberikan keterangan dalam rapat.

Ia menambahkan bahwa seluruh pihak harus bekerja ekstra keras untuk menyukseskan gelaran ini, terutama dalam hal pembenahan fasilitas fisik bangunan dan arena olahraga.

“Ini adalah momentum besar bagi Kalimantan Barat. Kita harus menunjukkan bahwa daerah kita mampu menyelenggarakan ajang internasional dengan standar kelas dunia. Segala aspek teknis, mulai dari GOR Terpadu A. Yani sebagai venue utama hingga fasilitas latihan di GOR Pangsuma dan GOR Kemala Bhayangkari, terus kita sempurnakan,” ujar Pipit.

Sejalan dengan hal tersebut, Gubernur Kalbar memberikan instruksi tegas kepada jajaran terkait agar proses perbaikan fasilitas penunjang, khususnya di GOR Pangsuma, wajib diselesaikan paling lambat pada 8 Mei 2026. Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya aspek hospitality atau keramah-tamahan dari seluruh elemen warga demi menjaga citra baik Kalimantan Barat di mata para delegasi internasional.

Wali Kota Pontianak turut menyatakan komitmen penuh untuk menyukseskan status daerahnya sebagai tuan rumah AVC 2026. Dukungan tersebut diwujudkan melalui percepatan perbaikan infrastruktur jalan raya dan penertiban area komersial agar waktu istirahat para atlet tidak terganggu. Keseriusan ini juga diikuti oleh komitmen PT PLN yang menjamin stabilitas pasokan kelistrikan, serta PT Angkasa Pura yang bersiap menyambut kedatangan para tamu negara melalui Bandara Internasional Supadio.

(*Red)