Waspada, Transaksi Mobile Banking Pakai Wi-Fi Gratis Rentan Kebobolan

"Ilustrasi -Mengakses mobile banking menggunakan Wi-Fi gratis di tempat umum berisiko tinggi terkena peretasan data. Simak ancaman cyber crime dan cara mencegahnya."
Ilustrasi -Mengakses mobile banking menggunakan Wi-Fi gratis di tempat umum berisiko tinggi terkena peretasan data. Simak ancaman cyber crime dan cara mencegahnya. (Dok. Ist)

Jika pengguna terkecoh dan masuk ke jaringan tersebut, seluruh aktivitas digital mereka, termasuk data perbankan, akan terekam oleh pelaku.

Risiko lainnya adalah penyusupan malware.

Melalui jaringan yang tidak aman, perangkat lunak berbahaya dapat disisipkan ke dalam ponsel korban.

Malware ini bisa berfungsi sebagai keylogger yang merekam setiap ketukan layar, sehingga kode akses bank pun bisa diketahui pihak lain.

Untuk menghindari kerugian finansial akibat pembobolan rekening, masyarakat disarankan untuk segera mematikan fitur Wi-Fi saat hendak bertransaksi keuangan.

Menggunakan jaringan data seluler pribadi dinilai jauh lebih aman dibandingkan menumpang hotspot gratisan.

Jika dalam kondisi mendesak harus menggunakan Wi-Fi publik, penggunaan Virtual Private Network (VPN) sangat disarankan untuk mengenkripsi data.

Kesadaran terhadap keamanan digital ini penting ditingkatkan, mengingat kejahatan siber terus berkembang seiring kemajuan teknologi. Jangan sampai kenyamanan internet gratis harus dibayar mahal dengan hilangnya tabungan.

Baca Juga: Refleksi 69 Tahun Kalimantan Barat: Good Governance yang Diuji, Bukan Dirayakan

(Mira)