Jembatan Kalbar-Sukamara Jadi Tempat Nongkrong, Warga Keluhkan Jalan Buntu

Kondisi jembatan penghubung Kalbar dan Sukamara yang buntu dan dijadikan tempat nongkrong warga karena jalan akses belum tersambung. (Dok. Google Maps/@Farid Mudlofar)
Kondisi jembatan penghubung Kalbar dan Sukamara yang buntu dan dijadikan tempat nongkrong warga karena jalan akses belum tersambung. (Dok. Google Maps/@Farid Mudlofar)

Faktakalbar.id, KETAPANG – Infrastruktur jembatan yang digadang-gadang menjadi penghubung vital antara wilayah Kalimantan Barat (Kalbar) dengan Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, hingga kini belum berfungsi sebagaimana mestinya.

Baca Juga: Kolaborasi Dua Bupati Wujudkan Jalan Tembus Ketapang-Sukamara via CSR

Meski struktur jembatan telah rampung dikerjakan, akses jalan pendekat di sisi wilayah Kalbar belum tembus, sehingga jembatan tersebut tidak dapat dilalui kendaraan.

Kondisi ini memaksa akses antardesa di wilayah perbatasan tersebut masih sangat bergantung pada jalur sungai.

Ironisnya, infrastruktur yang menelan biaya besar tersebut kini beralih fungsi menjadi area rekreasi dadakan bagi masyarakat sekitar.

“Saat ini jembatan hanya menjadi tempat tongkrongan warga. Padahal jembatan sudah selesai dikerjakan sampai di wilayah Kalbar, tetapi jalan belum tembus ke jembatan di wilayah Kalbar. Padahal badan jalan dari Jambi Kalbar sudah ada dan tinggal menyambungkan saja,” tutur Agus, salah seorang warga yang ditemui di lokasi, Selasa (13/01/2026).

Terputusnya akses darat ini menyulitkan mobilitas warga. Padahal, akses darat di wilayah Kalbar lainnya sudah banyak yang terbuka.