Malam Tahun Baru Penuh Khidmat di Pontianak, Pangdam XII/Tpr: Kekuatan Doa adalah Dukungan Moral

Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, saat menghadiri kegiatan doa bersama lintas agama untuk korban bencana Sumatera di Pontianak, Rabu (31/12).
Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Jamallulael, saat menghadiri kegiatan doa bersama lintas agama untuk korban bencana Sumatera di Pontianak, Rabu (31/12). (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Kegiatan ini adalah wujud empati dan solidaritas kita sebagai satu bangsa. Di saat kita bersiap menyongsong tahun 2026, saudara-saudara kita di Sumatera sedang berjuang menghadapi ujian bencana banjir. Kekuatan doa adalah dukungan moral yang luar biasa,” ujar Mayjen TNI Jamallulael.

Kehadiran berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tokoh agama hingga aparat keamanan, menegaskan pesan persatuan. Pangdam menekankan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga stabilitas sekaligus memupuk jiwa sosial di tengah musibah.

Baca Juga: Sambut 2026 dengan Khidmat, Pemprov Kalbar Gelar Doa Lintas Agama dan Tiadakan Pesta

Waspada Bencana Hidrometeorologi

Selain menjadi momentum solidaritas, kegiatan Doa Lintas Agama ini juga dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat Kalimantan Barat agar tetap waspada. Mengingat kondisi cuaca ekstrem di penghujung tahun, Pangdam mengimbau warga untuk memperhatikan potensi bencana hidrometeorologi di lingkungan masing-masing.

Menutup kegiatan tersebut, Mayjen TNI Jamallulael berharap semangat kebersamaan ini terus terjaga di tahun yang baru, serta mendoakan agar wilayah terdampak bencana segera pulih.

“Semoga doa-doa yang kita panjatkan hari ini membawa kedamaian bagi negeri dan menjadi langkah awal yang penuh berkah untuk mengawali tahun 2026,” tutupnya.

(*Red)