Tim Gabungan Pastikan Distribusi Air Bersih Jangkau Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Petugas gabungan saat menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang.
Petugas gabungan saat menyalurkan bantuan air bersih menggunakan mobil tangki kepada warga terdampak bencana di Kabupaten Aceh Tamiang. (Dok. HO/Faktakalbar.id)

“Sasaran prioritas distribusi berada di wilayah hilir, antara lain Kecamatan Manyak Payed, Banda Mulia, Bendahara, hingga Karang Baru,” jelasnya.

Tantangan Debit Air dan Respons Warga

Selain armada BNPB, operasi ini didukung oleh delapan unit Damkar berkapasitas 4.000 liter dan satu unit tangki besar berkapasitas 16.000 liter.

Baca Juga: Pasokan Air Terganggu Akibat Bencana, Pemkab Padang Pariaman Gencarkan Distribusi Air Bersih

Namun, tim di lapangan menghadapi kendala teknis terkait sumber air baku. Muhammad menuturkan bahwa tim harus bolak-balik ke PDAM untuk pengisian ulang, sementara debit air sungai sempat menurun.

“Ketika pasokan air di lokasi pengisian habis, tim harus kembali ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Aceh Tamiang untuk mengisi ulang air bersih. Menyikapi kondisi tersebut, tim gabungan melakukan pengerukan guna memastikan aliran air sungai kembali masuk ke kolam penampungan sehingga proses penyedotan dapat dilakukan,” papar Muhammad.

Upaya keras tim gabungan ini dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ismaidah, warga Gampong Air Tenang, Kecamatan Karang Baru, mengaku sangat terbantu mengingat layanan air perpipaan belum normal sepenuhnya.

“Di saat layanan PDAM belum beroperasi secara optimal, saya rasa syukur dan terima kasih atas bantuan air bersih yang langsung diantarkan hingga ke depan tempat tinggalnya,” ungkap Ismaidah.

Bagi warga, ketersediaan air bersih sangat krusial untuk menjaga kebersihan dan kesehatan pascabencana.

“Air bersih tersebut dimanfaatkan untuk memasak, mandi bagi anak-anak, serta menunjang aktivitas ibadah, seperti wudhu. Meskipun kondisi kejernihan air bervariasi sesuai dengan lingkungan, petugas tetap memastikan kualitas air yang diterima masyarakat semakin baik dari hari ke hari,” tutup Ismaidah.

Pemerintah daerah memastikan distribusi air bersih akan terus dilakukan hingga kondisi infrastruktur air minum di wilayah tersebut pulih total.

(*Red)