“Kasus ini sangat mencoreng marwah institusi pendidikan di Pontianak. Guru seharusnya menjadi panutan moral, bukan malah memberikan contoh perbuatan yang bertentangan dengan nilai-nilai masyarakat,” ujar warga tersebut menanggapi situasi yang sedang hangat diperbincangkan.
Hingga berita ini diturunkan, situasi masih berkembang liar di kalangan warganet. Belum ada keterangan resmi maupun klarifikasi yang dikeluarkan, baik dari pihak sekolah tempat kedua oknum tersebut mengajar maupun dari Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Barat terkait langkah yang akan diambil atas dugaan pelanggaran etika berat ini.
(ra)
















