Prada Lucky Namo Tewas Diduga Dianiaya Senior, Sekujur Tubuh Penuh Luka

Prajurit TNI AD Prada Lucky Namo tewas diduga dianiaya senior. (Dok. Ist)
Prajurit TNI AD Prada Lucky Namo tewas diduga dianiaya senior. (Dok. Ist)

Saat diperiksa di ruang radiologi, ia mengungkapkan sumber dari luka-luka yang dideritanya.

“Dia mengaku kepada dokter dipukuli oleh seniornya di barak,” ungkap seorang sumber menirukan pengakuan Prada Lucky.

Ayah Korban Tuntut Keadilan

Ayah korban, Serma Christian Namo, yang juga merupakan anggota TNI AD di Kodim 1627/Rote Ndao, tidak bisa menerima kematian tragis putranya.

Baca Juga: Tragedi di Way Kanan: Tiga Polisi Tewas Ditembak Prajurit TNI di Lokasi Sabung Ayam

Dengan berurai air mata, ia bertekad akan mengejar pelaku hingga ditemukan.

Baginya, keadilan untuk sang anak adalah harga mati.

“Dianiaya senior dan saya akan kejar pelakunya sampai ke manapun. Anak saya sudah tidak ada, saya tuntut keadilan,” tegas Serma Christian Namo.

Insting Ibu dan Momen Terakhir

Kabar sakitnya Prada Lucky awalnya tidak pernah sampai ke telinga orang tua.

Namun, insting seorang ibu, Sepriana P. Mirpey, membuatnya nekat berangkat ke Nagekeo.

Betapa terkejutnya ia saat menemukan putranya sudah terbaring sekarat di rumah sakit.

“Tidak ada informasi dari kesatuan ke orang tua. Tiba di sana baru kaget, ternyata Lucky di rumah sakit karena disiksa,” kata Rafael, salah seorang kerabat.

“Dia mungkin tunggu ayahnya tiba di rumah sakit, karena sesaat ayahnya tiba, Lucky langsung berhenti napas,” lanjutnya dengan nada haru.

Tanggapan Satuan dan Proses Hukum

Kasus ini telah resmi ditangani oleh Sub Detasemen Polisi Militer (Sub Denpom) IX/1-1 Ende.

Baca Juga: Angkat Kisah Perjuangan dan Harapan, Film ‘Believe’ Direkomendasikan Kodam XII/Tpr

Komandan Kompi (Danki) dari satuan tempat Prada Lucky bertugas membenarkan bahwa proses penyelidikan sedang berjalan.

“Terkait kasus kematian almarhum ini sementara masih proses penanganan oleh Sub Denpom Ende karena saat ini komandan batalyon tidak ada di tempat jadi saya tidak bisa memberikan statement, bukan kapasitas saya, tapi sementara proses, sudah ditangani Sub Denpom Ende,” ujar Komandan Kompi, Rahmat.

Keluarga berharap penyelidikan oleh Pomdam IX/Udayana dapat segera mengungkap kebenaran di balik tewasnya Prada Lucky dan memberikan hukuman yang setimpal bagi para pelaku.

(*Red)